Jumat, 24 Juli 2015



Masih betah kesana kesini dan sepertinya tidak akan bosan, kali ini kami baru saja berkunjung ke salah satu tempat yang i can say that this is which one of the beautiful place to throw away your problems -Lesehan Bili-Bili Kabupaten Gowa

Sabtu, 04 April 2015

This is which one of ma favorite song from the beautiful lady Selena Gomez... wanna cry listening to this song~`

     The Heart Want What It Wants


You got me sippin' on something
I can't compare to nothing
I've ever known, I'm hoping
But after this fever I'll survive


I know I'm acting a bit crazy
Strung out, a little bit hazy
Hand over heart, I'm praying
That I'm gonna make it out alive


The bed's getting cold and you're not here
The future that we hold is so unclear
But I'm not alive until you call
And I'll bet the odds against it all
Save your advice 'cause I won't hear
You might be right but I don't care
There's a million reasons why I should give you up
But the heart wants what it wants


You got me scattered in pieces
Shining like stars and screaming
Lightening me up like Venus
But then you disappear and make me wait


And every second's like torture
Hell over trip, no more so
Finding a way to let go
Baby baby no I can't escape


The bed's getting cold and you're not here
The future that we hold is so unclear
But I'm not alive until you call
And I'll bet the odds against it all
Save your advice 'cause I won't hear
You might be right but I don't care
There's a million reasons why I should give you up
But the heart wants what it wants (4x)


This is a modern fairytale
No happy endings
No wind in our sails
But I can't imagine a life without
Breathless moments
Breaking me down down down


The bed's getting cold and you're not here
The future that we hold is so unclear
But I'm not alive until you call
And I'll bet the odds against it all
Save your advice 'cause I won't hear
You might be right but I don't care
There's a million reasons why I should give you up
But the heart wants what it wants

heart wants what it wants Baby....
The wants what it wants Baby....
The wants what it wants Baby....
 

Senin, 23 Maret 2015

Pelantikan Pengurus UKM KSR PMI Unit UNM 2014-2015

       
Jumat, 6 Maret 2015 merupakan hari yang telah dinanti-nanti semenjak berakhirnya kepengurusan Ahmad Syaiful periode 2013-2014 yaitu pelantikan pengurus baru periode 2014-2015 dengan ketua terpilih Rahmat Arifyansyah dari Fakuktas Teknik UNM secara langsung oleh bapak Prof. Dr. Arismunandar. M.Pd selaku Rektor UNM. Moment kali ini terasa sangat spesial dan merupakan suatu kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri karena pelantikan kali ini bisa dihadiri oleh Rektor UNM melihat beberapa pelantikan sebelumnya tidak sempat dihadiri langsung oleh bapak Rektor secara langsung. Selain dihadiri oleh teman-teman dari UKM yang ada di UNM dan KSR PT yang ada di kota Makassar, pelantikan kali ini juga dihadiri oleh senior-senior UKM KSR PMI Unit UNM yang telah menyempatkan waktunya untuk datang.



Sabtu, 31 Januari 2015

Masih Yang Lama


    Waktu memasuki pukul 03.00 WITA area kota Makassar. Entah mengapa malam ini sungguh terasa sangat singkat. Yah ini malam minggu yang kata sebagian orang bilang adalah malam yang sangat panjang tapi gak menurutku. Malam minggu menurut aku adalah malam tersingkat walaupun sebenarnya waktu itu sama saja lamanya 24 jam. Kembali aku mengutak atik beranda, ngecek obrolan, mantengin timeline kali aja ada mention dari dia nyuruh follback, stalking sana-sini, dan pastinya mantengin pemberitahuan kali aja tiba-tiba dia nge-tag atau inbox (ngenes). Berjam-jam berlalu namun tak ada satupun tanda dia bakal ngebalas pesan yang aku kirim beberapa bulan yang lalu, pesan yang hanya dibalas dengan tanda jempol yang sepertinya itu jempol tangan. Berulang kali aku menscroll pesan yang sudah kadaluarsa menurutku namun masih ngefek sampai sekarang hanya sekedar untuk bernostalgia dengan kenangannya. Terkadang pengen tertawa membaca pesan-pesan pertama dari orang yang satu ini namun juga terkadang tiba-tiba membuatku diam saat tiba di pesan terakhir yang hanya dibalas dengan jempol. Jempol, yah cuma jempol yang entah maksudnya apa. kembali aku menscroll keatas sampai pada bagian pesan yang baground suasanya tentang pemilu. Ah aku terdiam lama disini tertawa penuh kemenangan. Wahaha… terima kasih buat pemilu presiden kali ini yang sangat sengit dan menjadi moment terciptanya pesan-pesan itu. Pesan yang tiba-tiba mengagetkanku di pagi hari. Sepertinya dia tahu aku online saat itu padahal obrolan sudah kumatikan atau jangan-jangan dia memasang cctv dikamar? Ah mana mungkin. Tik tok tik tok tik tok bunyi jam dinding yang terdengar samar-samar dibalik headset dengan sebuah lagu dari last child-setidaknya. Entah ini kali keberapa lagu ini terputar tanpa terganti, ngiris banget nih lagu. Kembali aku melirik jam dinding yang ada disudut ruangan ini dan ternyata fajar sebentar lagi menjemput. Kututup obrolanku dengannya yang masih dengan balasan jempol dan segera tidur.

Minggu, 04 Januari 2015

Kisah Sepanjang Musim Hujan


Dan Akhirnya Tak Sejalan




Berpijak di bumi yang sama tak menjamin bahwa kita kan berjalan beriringan. Bernafas dibawah langit yang sama tak juga menjamin kita kan hidup berdampingan.  Setelah sekian lama saling berdiam diri sepanjang waktu, akhirnya kita sampai pada sebuah pertigaan jalan. Bukannya kita memilih untuk terus berjalan lurus pada sebuah komitmen namun apa daya takdir membuat kita memilih jalan masing-masing. Seperti memiliki namun kenyataannya tidak. Dan sekarang saatnya kita mengatakan goodbye pada kisah di 2014 dan mengucapkan selamat datang pada kisah di 2015




Selasa, 30 Desember 2014

Awal Perjalananku di KSR PMI UNIT 101 UNM

         Anyway, awalnya saya gak punya minat join sebuah organisasi di kampus karena organisasi yang sudah promosi sebelumnya gak punya chemistry yang kuat. Pernah mencoba masuk disebuah lembaga penelitian, ikut beberapa seleksinya sih tapi kayaknya gak punya bakat disitu (^_^), gak betah, bukan stylenya saya. Hampir nyerah sih, tinggal nunggu keajaiban ada sesuatu yang lain yang lebih pas dihati (suittt...) dan akhirnya dapat info lewat jejaring social warna biru alias facebook bahwa UKM KSR lagi buka pendaftarana anggota baru. Wih...langsung comment deh "kak pedaftarannya kapan? mau daftar nih". Setelah itu mulai searching nih. Nyari akunnya, add, info-info yang lain, dan sms panitianya. Mencoba nyari partner, nanya teman mau ikut nggak, ayo ikut yuk. Gak direspon positif, ada yang takut dan emang lagi malas berat. Ya sudah kayaknya memang harus sendiri, gak apa-apa. Ditemani dua orang teman, saya ke markas alias sekretnya ngambil formulir. Nyampe disana nih, wah....namanya juga baru datang disuatu tempat yang baru ya jelas agak aneh dikit. Bla...bla...blaaa...akhirnya formulirnya ada ditangan dikasi sama kak "x" yang ternyata belakangan saya ketahui adalah ketupat diksar saya nantinya. Beberapa hari setelah itu akhirnya saya balikin tuh formulirnya. Semoga ini menjadi langkah awal yang baik menjajaki dunia organisasi kampus.Pra-diksanya diadain hari selanjutnya. Saya sangka tanggal sekian yang sudah tersebar. Eh...pas lagi tidur, lagi capek-capeknya dari ngampus tiba-tiba saya dapat telefon dari seseorang yang misterius "dek, dmn skarang?. kost kak memang kenapa?. eh...kesini sekarang di lapangan deket fakultas teknik ikut pra-diksar". Somplak saya terkaget-kaget banget bangun. Buru-buru deh...ngecek baju yang saya cuci tadi. Untung...dah kering gan =D. Dengan berlari-lari saya menuju kampus (orang nyangkanya saya lagi jogging sore) hhhhhag.

        Hari demi hari pun berganti dan tibalah masa yang sungguh sulit kalah itu antara ngampus dan mengikuti indoor. Mau gak mau karena udah kepalang basah ngikutin sampai sejauh ini yah ikut alur saya akhirnya. Ngampus abis itu ikut indoornya. Yang pastinya tekanan dan tuntutan bercampus aduk kala itu. Sempat berfikir pengen mundur. But disilah letak pengalaman-pengalaman yan tak bisa terlupkan buat saya. Sudah separuh melangkah, kenapa mesti mundur. Dan akhirnya seminggu lebih terlewati untuk indoor ini. Thanks to Allah atas pemberian tenaga dan kesempatannya.

         Yah...dengan masih malu-malu selayaknya orang baru dalam sebuah rumah saya dan teman-teman yang lain mendatangi markas alternatif KSR untuk sekedar jalan-jalan dan ngenal lebih dekat kanda-kanda senior. Kurang lebih seminggu berlalu menuju tahap selanjutnya yaitu outdoor yang bakal diadain di kabupaten Maros. Dan disini nih klimaks pertamanya. Wah..wah..wah just it i can say dengan merasakan langsung outdoor tersebut.Yah..sekali lagi udah separuh melangkah ngapain ngeluh nikmati aja walaupun sepanjang perjalanan "gua hampir gak kuat lagi jalan sepanjang itu. Huah...untuk angkatan selanjutnya siapkan fisik dan mental yang tiga kali lipat dari kami sekarang. 


Desember Harapan





"Seperti deburan ombak yang tak henti-hentinya berkejaran, kadang mendekat dan kadang menjauh namun tetap ada memberikan sebuah harapan pada pasir pantai bahwa ia takkan kering, sekiranya dirimu kan tetap selalu ada"


Angin berhembus kencang di bulan ini disertai dengan hujan yang tak kenal waktu. Yah sepertinya ini memang musim hujan. Sore itu tepatnya tanggal 26 Desember 2014 kami berangkat ke daerah pantai Tanjung Bayang Makassar dalam rangka MUSNIT XXIV KSR PMI UNM. Kami berangkat rombongan motor saat itu. Saat memasuki lokasi kami disambut dengan mati lampu ditambah dengan angin kencang. Sangat dingin pastinya karena pondokan yang kami tempati tepat berada di depan garis pantai. Sembari menunggu lampu menyala lagi, beberapa teman-teman menyibukkan diri dengan bercanda dengan teman yang lain. Namun ada juga yang sibuk dengan handphone masing-masing. Ha ha…. Selang beberapa jam kemudian pembukaan dimulai dan bersamaan dengan itu pula rasa kantuk pun datang. Berusaha mengumpulkan tenaga dan mencoba melawan kantuk hingga persidangan selesai. Ditengah-tengah persidangan yang alot, tiba-tiba sebuah chat masuk dari seseorang. “tidak ikut ki?” tanyanya. “ikut ka’, tdk datang ki?” tanyaku balik. “adaka diluar, kuliat jiki” katanya. Begitulah kira-kira percakapan singkatnya cz baterai hp mulai menunjukkan tanda-tanda lowbat. Hah antara kaget dan senang dapat chat tersebut, chat yang hanya dibalas dengan sebuah jempol beberapa bulan lalu akhirnya dibalas untuk yang kedua kalinya setelah beberapa hari yang lalu dibalas untuk pertama kalinya. Tapi tetap saja saya merasa gak enak karena beberapa hari yang lalu saya bikin orangnya jengkel. Sampai pagi hari saya masih penasaran dengan dengan balasan chat selanjutnya namun tak menunjukkan tanda-tanda balasan hingga waktu menunjukkan pukul 6 pagi saat saya akhirnya terbangun karena panggilan alam alias hujan yang berisik diatas atap seng dan hembusan lembut angin dari bawah kolom rumah. Aku melihat sekeliling dan teman-teman masih pada tidur. Setelah beres-beres saya akhirnya kabur menyendiri ke tepi pantai. Wah……. Teriakku didepan ombak yang saling berkejaran. Sesekali mendekat dan sesekali menjauh. Lama sekali aku sendiri menikmati dinginnya air laut dan hangatnya mentari pagi sampai akhirnya beberapa teman dan senior datang. Kaget, fikirku saya bakal diserang segerombolan penduduk (ngayal). Pagi itu adalah hari sabtu otomatis pasti sabtu malam alias malam minggu. Yah saya yakin malam itu bakal ramai dan ternyata betul sangat ramai walaupun hujan mengguyur dan angin kencang terus berhembus.